Sinopsis
"Kalau kau memang cucu sah Nyai Kenanga, buktikan matamu tak takut menatap sumur itu barang semalam saja," "Kenapa? Memangnya ada apa di sumur itu?" "Konon, di dasarnya masih hidup arwah madu yang mengubur istri pertama hidup-hidup, seratus tahun lalu. Dan katanya, dia sedang menunggu ... cucu yang berani mengungkap siapa dalang sebenarnya di balik kematian itu," "Ya Allah, serem amat!" Kirana pulang ke rumah induk leluhurnya bukan demi harta, melainkan sekadar memenuhi undangan pembacaan wasiat kakek buyutnya. Ia tak menyangka, kepulangannya justru membangunkan teror seratus tahun yang terpendam di sumur belakang—dan kecurigaan seisi keluarga besar yang mengiranya datang untuk merebut warisan. Ditemani detektif Jalu yang dipanggil menyelidiki kematian ganjil sepupunya, Kirana justru menemukan kebenaran yang jauh lebih pahit: arwah yang selama ini ditakuti bukan pendendam, melainkan korban yang difitnah—dan dalang sesungguhnya masih hidup nyaman di antara keluarganya sendiri.
Total Baca
30
Suka
0
Subscribe
0
Bab
29
0.0
dari 5