Sinopsis
Laras, janda muda yang ditinggal mati suaminya dengan setumpuk utang rumah sakit, bekerja membersihkan rumah megah keluarga Wicaksana demi menghidupi Bima, anak semata wayangnya. Ia datang dengan ember dan pel, dianggap tak terlihat—sampai Bagas, sang putra majikan, mulai memperhatikannya dengan cara yang tak biasa. Cinta yang tumbuh diam-diam itu menghadapi tembok yang tinggi: Bu Rahayu yang menjunjung gengsi keluarga, dan Renata, sosialita sombong yang dijodohkan untuk Bagas. Laras difitnah mencuri, dihina, nyaris diseret ke penjara, dipaksa menelan setiap penghinaan demi anaknya. Namun sang kepala keluarga, Pak Broto, menyimpan sebuah rahasia: mendiang suami Laras dulu menyelamatkan nyawanya dari sungai deras puluhan tahun silam. Utang nyawa yang tertunda itu kini menemukan jalannya, mengubah segalanya, dan menutup sebuah lingkaran takdir yang nyaris mustahil. Lewat kisah cinta beda kelas, fitnah, dan karma yang menggugah ini, Laras membuktikan satu kebenaran: bahwa cinta sejati tak memandang status, dan bahwa kebaikan yang ditanam tak pernah benar-benar hilang. “Aku datang dengan ember dan pel, dianggap debu di lantai marmer. Tapi kebaikan yang ditanam suamiku kembali padaku—dan kini aku berdiri sebagai nyonya atas hidupku sendiri.”
Total Baca
71
Suka
0
Subscribe
1
Bab
21
0.0
dari 5