Sinopsis
Tiga tahun Kirana Wastuti merawat Radya sendirian, menepati janji lisan mendiang suaminya pada sahabatnya yang dikira telah tiada. Semua berubah saat pria itu—Prasetyo Wibawa, konglomerat yang ternyata masih hidup—muncul dan mengklaim hak asuh anaknya sendiri. Dengan tenggat tujuh hari untuk membuktikan kelayakannya, Kirana menyerahkan satu amplop yang selama ini ia simpan: surat wasiat berisi nama Radya, dan namanya sendiri sebagai wali sah. Namun amplop itu justru membuka jerat yang lebih besar—rival licik yang mengincar posisi di sisi Prasetyo, dan dalang tersembunyi dalam keluarga besar Wibawa yang rela membunuh demi warisan. Antara ruang sidang dan sarang musuh berlapis kemewahan, Kirana harus membuktikan bahwa cinta seorang ibu tak pernah butuh validasi darah maupun status. Ini bukan hanya soal siapa yang berhak menjadi wali, melainkan tentang titipan yang, cepat atau lambat, selalu menemukan jalan untuk diakui.
Total Baca
11
Suka
0
Subscribe
0
Bab
35
0.0
dari 5